Archive

Posts Tagged ‘orang tua’

anak saya yang nomor 2 meninggal…

April 23rd, 2009

ya…kalimat itulah yang terungkap dari kawan saya yang berprofesi sebagai pengamen, yang kebetulan juga dia tinggal tidak jauh dari kost saya.

pagi ini (23 April ‘09) ketika saya akan berangkat ke kantor, seperti biasa saya naik metro mini kopaja 612 (kp. melayu - ragunan), saya menemui seorang pengamen “langganan” jurusan itu. seperti biasa, sebelum bus nya jalan dia latihan dulu sambil memetik gitarnya di samping bus.

Saya sempat bahagia melihat keberadaan dia, karena sudah beberapa hari dia tidak “ngamen”, juga karena dia salah satu pengamen yang paling enak di dengar suaranya daripada pengamen2 “langganan” bus 612 yang lainnya.

Saya langsung jalan menuju ke arahnya, dan melihat kedatangan saya dia langsung memberikan senyum. Duduklah saya di sampingnya, dan mulailah perbincangan kecil menanyakan kabar, dsb. Sampai akhirnya terjadilah percakapan seperti ini:

me: kemana aja bang, ga pernah kliatan akhir2 ini?

him: (sambil menunduk, dan mencoba untuk tetap tenang) iya pak, saya ga bisa ngamen dulu kemarin2, karena anak saya yang nomor 2 meninggal.

me: Innalillahi wa inna ilaihi raji’un..(saya kaget sekali mendengar kabar itu, dan melihat raut mukanya yang tetap tenang, entah apa yang tersembunyi di balik hati nya, inshaAllah dia termasuk orang yang tegar dan sabar)

him: (tanpa banyak basa-basi, melihat bus yang akan jalan dia langsung masuk dan menjalankan profesinya) mari pak, bis nya udah mau jalan…

malam sehabis mengamen, seperti biasa dia dijemput oleh istri dan kedua anaknya kesayangannya diiringi senyum istrinya untuk suami tercintanya, tawa anak2nya untuk ayah tercintanya. Pemandangan itulah yang sering saya lihat, tapi sekarang pemandangan itu akan sedikit berbeda karena salah satu anaknya telah kembali ke Allah SWT. Innalillahi Wa Inna Ilaihi Raji’un

dalam islam, setiap bayi yang meninggal dalam keadaan sebelum baligh maka akan menjadi penolong bagi kedua orang tuanya kelak. adapun doanya adalah:

Allahumma ij’alhu lana farathan wa salafan wa ajran (Ya Allah, jadikanlah dia -anak yang telah meninggal sebelum baligh tersebut- bagi kami sebagai tabungan, simpanan pendahuluan dan pahala).

hammudi Uncategorized , , ,